Situs Resmi Dewan Koperasi Indonesia

DEWAN KOPERASI INDONESIA

TRANSFORMASI DIGITAL BISNIS KOPERASI MENUJU KOPERASI KUAT, MODERN, DAN MANDIRI

Dekopin Ingin Wujudkan Koperasi Jadi Pilar Negara

JAKARTA, investor.id – Ketua Umum Dewan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid mengungkapkan sejak tahun 2015, Dekopin sudah mencanangkan visi 2045 koperasi menjadi pilar negara sebagai dasar dan arah strategi, kebijakan, dan program Dekopin dan segenap stakeholders. 

Hal ini untuk mendorong kemajuan koperasi di Indonesia.  “Dalam rangka pembangunan perkoperasian di Indonesia yang diselaraskan dengan dinamika sosial ekonomi dalam lingkungan lokal, nasional, dan global untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat banyak, sesuai ideologi dan konstitusi NKRI, Pancasila dan UUD 1945,”tutur Nurdin Halid kepada Investor Daily, Sabtu (10/7).

Ia mengatakan bahwa, Dekopin ingin  mengangkat posisi/derajat koperasi ke tingkat yang lebih tinggi dari sekadar dimensi ekonomi (atau badan usaha). Tak hanya itu, koperasi memiliki multi-dimensi yaitu dimensi ekonomi, dimensi sosio-kultural, dan dimensi sosio-politik (demokrasi khas Indonesia) sehingga memiliki arti dan peran strategis sebagai pilar NKRI.

Lebih lanjut alasan yang kedua, karena visi besar koperasi pilar negara memiliki landasan filosofi ideologis maupun konstitusional, yakni Pancasila sebagai falsafah negara, ideologi, dan dasar negara RI sebagaimana tertuang dalam sila kedua hingga kelima.

Kedua berdasarkan UUD 1945, bahwa tujuan RI memajukan kesejahteraan umum dan batang tubuh dalam pasal 33 ayat 1. “Ingat, Bung Hatta menempatkan koperasi (usaha Bersama berdasarkan asas kekeluargaan) pada Ayat 1 Pasal 33 dengan argumentasi yang sangat kuat sehingga Bung Karno dan para pendiri negara lainnya menyetujui 100%”tuturnya.

Dengan demikian, ia menjelaskan untuk mewujudkan Sila V Pancasila dan tujuan NKRI maka dari itu, harus menggunakan sistem koperasi bukan kapitalisme. 

Sehingga Sistem Perekonomian disusun sebagai usaha Bersama berdasarkan asas kekeluargaan.  “Dengan menaikkan posisi koperasi sebagai pilar negara, maka sudah seharusnya pengembangan koperasi ke depan harus ‘connect’ atau terhubung serta didukung secara riil oleh semua organ negara, terutama Lembaga legislatif (DPR, DPRD I dan II) dan kementerian/Lembaga dan Pemda-Pemda Selindo,” tuturnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *